pernah terbayang
Untukku berpaling
Bertemu cinta baru
Membangun Kisah
Merangkai kasih
Tak sampai sedetik
Kamis, 13 Oktober 2016
Mengapa Cinta
Cinta
Mengapa sulit untuk kuterima
Mereka yang datang
Mengapa berat untuk kulupakan
Ia yang tak kan kembali
Tak kuasa kubuka pintu hati
Bila hanya tuk disinggahi
Mengapa sulit untuk kuterima
Mereka yang datang
Mengapa berat untuk kulupakan
Ia yang tak kan kembali
Tak kuasa kubuka pintu hati
Bila hanya tuk disinggahi
Rabu, 12 Oktober 2016
Tak Sama Lagi
Menatap lagi
Setelah sekian hari
Mendengar tawamu lagi
Aku luluh kembali
Candamu yang sama
Setelah sekian hari
Mendengar tawamu lagi
Aku luluh kembali
Candamu yang sama
Selasa, 27 September 2016
Kala Terulang
Detik ini
Aku mengulang
Masa dua tahun silam
Masing dalam rinai hujan
Berarak meneduhkan
Rasa yang sama
Aku mengulang
Masa dua tahun silam
Masing dalam rinai hujan
Berarak meneduhkan
Rasa yang sama
Senin, 26 September 2016
Takut Mencinta
aku diam
Karena aku takut kamu hilang
Aku tak ingin kamu jauh
Tak sanggup bila kamu pergi
Aku memilih bungkam
Bercinta dengan rahasia
Sendu sendiri
Karena aku takut kamu hilang
Aku tak ingin kamu jauh
Tak sanggup bila kamu pergi
Aku memilih bungkam
Bercinta dengan rahasia
Sendu sendiri
Sabtu, 20 Agustus 2016
Rindu Lama
Kamu hilang
Yang kudoakan untuk tetap tinggal
Kamu pergi
Yang kuharapkan akan kembali
Kamu yang datang
Yang kuminta menjauh
Kamu yang hadir
Yang tak ingin kutahu
Kamu yang jauh dan kamu yang dekat
Serupa namun tak sama
Bertukar tempat
Namun aku terkunci
Begitu rapat
Tak ingin kubuka
Karna aku takut perpisahan
Dengan kamu yang ingin pergi
Karna aku tak siap menerima
Kamu yang ingin datang
Aku, suka sendiri
Yang kudoakan untuk tetap tinggal
Kamu pergi
Yang kuharapkan akan kembali
Kamu yang datang
Yang kuminta menjauh
Kamu yang hadir
Yang tak ingin kutahu
Kamu yang jauh dan kamu yang dekat
Serupa namun tak sama
Bertukar tempat
Namun aku terkunci
Begitu rapat
Tak ingin kubuka
Karna aku takut perpisahan
Dengan kamu yang ingin pergi
Karna aku tak siap menerima
Kamu yang ingin datang
Aku, suka sendiri
Sabtu, 06 Agustus 2016
Seperti Aku
Bodohnya kamu
Tak dapat membaca
Hatiku yang berbeda
Tatapanku yang tak sama
Yang indah terganti
Taukah?
Tak dapat membaca
Hatiku yang berbeda
Tatapanku yang tak sama
Yang indah terganti
Taukah?
Rabu, 03 Agustus 2016
Kamu dan Topengku
Aku menikmati detikku menjadi dia
Bertemu denganmu tak sebagai diriku
Mendapatkan cintamu yang kutahu palsu
Mencintaimu yang tak melihatku
Aku tak melepas topeng
Karena aku tak mau melepasmu
Bertemu denganmu tak sebagai diriku
Mendapatkan cintamu yang kutahu palsu
Mencintaimu yang tak melihatku
Aku tak melepas topeng
Karena aku tak mau melepasmu
Keputusanku
aku menyisakan ruang untukmu
Artinya aku siap patah hati
Aku berani untuk terima kamu kembali
Dengan kenanganmu yang jadi masa depanku
Dustamu yang kupercayai
Artinya aku siap patah hati
Aku berani untuk terima kamu kembali
Dengan kenanganmu yang jadi masa depanku
Dustamu yang kupercayai
Jawaban Tuhan
Aku berbicara dengan tuhan
Kemarin
Saat cinta begitu kental
Dan kamu sebatas ambang
Aku ingin kepastian
Apakah akan ada kita,
Atau cinta ini akan hilang
Kemarin
Saat cinta begitu kental
Dan kamu sebatas ambang
Aku ingin kepastian
Apakah akan ada kita,
Atau cinta ini akan hilang
Selasa, 19 Juli 2016
Aku dan Kamu Kembali
Aku berhenti
Hanya bertahan beberapa hari
Kamudian hari ini
Aku kembali
Mencintaimu yang pergi
Hanya bertahan beberapa hari
Kamudian hari ini
Aku kembali
Mencintaimu yang pergi
Senin, 18 Juli 2016
Membuka Masa Lalu
Aku tak ingin mengingat masa itu
Yang pahit
Atau sebenarnya pernah terasa manis
Aku enggan membuka luka itu
Sayatan tipis
Begitu pedih
Yang pahit
Atau sebenarnya pernah terasa manis
Aku enggan membuka luka itu
Sayatan tipis
Begitu pedih
Sabtu, 16 Juli 2016
Waktu Yang Salah
I need you when you're not around
Aroma tanah setelah hujan, putik masih malu untuk mekar, begitupun dahan enggan tegak. Bulan merona tak sempurna menorehkan warna samar ditepinya. Malam yang sunyi bersama angin yang semerbak.
Aroma tanah setelah hujan, putik masih malu untuk mekar, begitupun dahan enggan tegak. Bulan merona tak sempurna menorehkan warna samar ditepinya. Malam yang sunyi bersama angin yang semerbak.
Rabu, 13 Juli 2016
Mawar Berduri (kamu 2)
Kamu punya mata
Sedangkan aku hanya sebuah telinga
Kamu selalu dapat mengerti
Dan menjawab tanda tanya
Bolehku hanya menunggu
Sedangkan aku hanya sebuah telinga
Kamu selalu dapat mengerti
Dan menjawab tanda tanya
Bolehku hanya menunggu
Sebuah Jarak
Yang harus kumengerti
Gemercik masa lalu
Harapan dimasa depan
Aku bukan mimpimu
Hitam putih yang pudar
Gemercik masa lalu
Harapan dimasa depan
Aku bukan mimpimu
Hitam putih yang pudar
Selasa, 12 Juli 2016
Kamu.
Mungkin kamu perlu waktu untuk tahu
Seperti kamu perlu hujan untuk dapat mengerti mendung
Cukup tahu kamu perlu dingin untuk mendapatkan kehangatan
Kamu juga harus mencoba naik hanya untuk turun
Seperti kamu perlu hujan untuk dapat mengerti mendung
Cukup tahu kamu perlu dingin untuk mendapatkan kehangatan
Kamu juga harus mencoba naik hanya untuk turun
Yang Terlewatkan
Aku terlambat menyadari
Semua lekukan itu
Warna yang seperti merona
Aku gagal dalam pengartian
Hingga aku melewatkan garis itu
Yang membatasi dua dunia
Yang nyata dan yang fana
Semua lekukan itu
Warna yang seperti merona
Aku gagal dalam pengartian
Hingga aku melewatkan garis itu
Yang membatasi dua dunia
Yang nyata dan yang fana
Minggu, 10 Juli 2016
Malam Berbintang
Ingat janji yang kau ucapkan dimalam berbintang kala itu?
Kita sedang duduk ditempat ini, dahulu
Malam yang sama hampir terulang
Aku seperti kembali dalam masa itu
Menatapmu lekat seperti ini
Ingin kumerengkuhmu dalam pelukanku, tersenyum
Dua Tahun yang Hilang
Kita pernah bersama dalam waktu itu
Saling menatap dan bertukar janji
Kau yakinkan aku untuk terus berjalan
Meski tahu akan ada yang namanya perpisahan
Kau bilang, kita akan terus bertukar pesan
Nyatanya hanya sebuah tulisan tak berbalas
Sebuah Nama dalam Do'a
Lama mungkin tuhan mananti
Sebuah nama yang kuselipkan dalam malamku
Nama baru yang mengubur cinta lama
Yang ingin tuhan pastikan….
Apakah kali ini aku sudah benar?
Dalam resahku aku juga bertanya
Apakah pantas kusebut namanya dalam doa?
Ingin Lupa
Mulai tak dapat ku hitung berapa lama kita tak jumpa
Sudah terlalu lama
tanpa sapa, rupa, dan
suara
Lalu, aku mengira sepertinya aku sudah lupa
Akan cerita lama dan harap yang ku damba
Melihatmu kembali, kurasa tak ada yang berbeda
Dengan lupa ku yang ku
simpan
Jumat, 08 Juli 2016
Merindukanmu yang Pergi
Selamat malam, kamu.
Aku menyapamu lagi dalam kerinduanku. Ditempat yang sama, dan perasaan yang tidak berubah. Tepat ditengah malam pula juga hening malam yang menemaniku. Yang berbeda, kini aku merindu sendiri. Tak pernah lagi mendapat balasan seperti dulu, darimu. Sekarang aku berbicara sendiri, bersama tulisanku yang juga ingin pergi.
Aku menyapamu lagi dalam kerinduanku. Ditempat yang sama, dan perasaan yang tidak berubah. Tepat ditengah malam pula juga hening malam yang menemaniku. Yang berbeda, kini aku merindu sendiri. Tak pernah lagi mendapat balasan seperti dulu, darimu. Sekarang aku berbicara sendiri, bersama tulisanku yang juga ingin pergi.
Selasa, 28 Juni 2016
Sebuah Cinta Yang Baru
Aku tak ingat lagi kapan terakhir aku menyebut cinta itu indah
Yang kutau sekarang kusebut hal itu fana
Entah karena aku benci atau karena aku mulai mengerti
Aku juga lupa dengan rindu
Dengan harapan
Semua hal kecil tentang cinta
Yang kutau sekarang kusebut hal itu fana
Entah karena aku benci atau karena aku mulai mengerti
Aku juga lupa dengan rindu
Dengan harapan
Semua hal kecil tentang cinta
Satu Menit Saja
Untukmu yang jauh
yang terlalu benderang
Begitu tinggi untuk kuraih
Yang tak dapat kurengkuh
Antara senja dan malam aku menjumpai sebuah jarak
Yang kurasa begitu dekat
yang terlalu benderang
Begitu tinggi untuk kuraih
Yang tak dapat kurengkuh
Antara senja dan malam aku menjumpai sebuah jarak
Yang kurasa begitu dekat
Senin, 27 Juni 2016
Tulisan Yang Hilang
Aku mulai menyapa penat dalam menulis
Semua berubah hambar kemudian masam
Yang tertulis, lalu beranjak terhapus
Lembaran kertas kembali kosong
Seolah tulisan berlari menjauhinya
Jemariku tak lagi bersahabat dengan pena
Hingga ia usang kesepian
Semua berubah hambar kemudian masam
Yang tertulis, lalu beranjak terhapus
Lembaran kertas kembali kosong
Seolah tulisan berlari menjauhinya
Jemariku tak lagi bersahabat dengan pena
Hingga ia usang kesepian
Minggu, 19 Juni 2016
Kamu Takkan Mengerti (kamu bukan aku)
Aku kerap bertanya mengapa kamu terus saja menyakiti
Aku tak dapat memahami mengapa bicaramu bagaikan duri
Teramat pedih bila terdengar oleh hati
lalu, sampai disini kurasa aku mulai mengerti
Mengapa sebab kau tak pernah bisa peduli
Aku tak dapat memahami mengapa bicaramu bagaikan duri
Teramat pedih bila terdengar oleh hati
lalu, sampai disini kurasa aku mulai mengerti
Mengapa sebab kau tak pernah bisa peduli
Kamis, 17 Maret 2016
Kau dan Teman Baikku
Semua berawal dari pengakuan bodoh itu
Membuatku merasa malu dan membuatmu merasa bersalah
Kita baik-baik saja untuk beberapa saat karena kau masih
sedikit banyak membutuhkanku, sebagai teman kelasku
Hingga perpisahan itu datang
Perlahan kau mulai pergi dan kemudian hilang
Aku mulai berfikir untuk melupakanmu
Aku mulai mecari kehidupan baru dan aku bertemu dengannya
Teman dan Kekecewaan
Aku memang tak pernah marah
Tapi bukan berarti aku tak bisa kecewa
Kau temanku, orang yang kupercaya
Kau tahu mana yang boleh dan yang tidak
Tapi hal itu
Kenapa kau tega melakukannya
Kau tahu aku sedang belajar
Tapi mengapa kau sebarkan kabar itu
Jumat, 01 Januari 2016
Hallo, Mr. D !
Hey Mr. D
Apa kabar?
Aku barusaja membuka gallery lama tentang percakapan kita
yang sempat aku screen shoot. Singkat memang, tapi menurutku tetap saja
merupakan sebuah kenangan. Tiba-tiba aku teringat pertemuan kita yang juga
singkat itu. hanya tiga hari dua malam ya? wah. Otakku memang pandai
mengingatnya. Bagaimana denganmu? Apakah kau mengingatnya juga? Ah, pastinya
tidak. karena waktu itu hanya angin lalu diantara musim semimu.
Langganan:
Postingan (Atom)