Aku terlambat menyadari
Semua lekukan itu
Warna yang seperti merona
Aku gagal dalam pengartian
Hingga aku melewatkan garis itu
Yang membatasi dua dunia
Yang nyata dan yang fana
Sempat kumenutup mata
Untuk sebentar bahagia
Dengan alasan yang palsu
Cerita sandiwara
Dan akhir yang juga pura-pura
Kini, tampaklah sebuah titik itu
Yang sebentar pudar, kemudian jelas
Kenyataan yang abadi
Kebenaran yang ingin diakui
Disamping harus merasa tersakiti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar