Senin, 31 Maret 2014

Kekecewaanku Karenamu

Ketika keadaan memaksaku  untuk menyerah
Mengharuskanku  menerima kanyataan pahit yang terjadi
Cinta yang ku perjuangkan untuk waktu yang lama
Sekarang mulai menampakan akhir yang menyakitkan
Waktu terbuang percuma hanya untuk menunggumu
Yang kuharapkan bisa kujadikan milikku sepenuhnya
Ternyata hanya membuahkan penantian yang sia-sia

Jumat, 28 Maret 2014

Coretan Dihari Istimewamu

Semburat cahaya pagi itu menyadarkanmu
Elok pesona ragam kicauan burung membuyarkanmu
Langit cakrawala sekan mengajakmu bersuka ria
Alam pun kian berbisik menyajikan pesonanya
Matamu masih terpejam berjalan dialam bawah sadarmu
Angin yang berhembus pun tak bisa mengusikmu

Kamis, 27 Maret 2014

Melepas Cita-Citaku

Sadarkah bahwa roda kehidupan akan terus berputar
Adakalanya kita berada dibawah, dan ada kalanya kita berada dibawah
Tuhan ingin mengajarkan kita tentang arti hidup
Mengajarkan kita untuk dapat menikmati sedih suka kehidupan
Untuk orang yang selalu berada diatas, percayalah bahwa suatu saat kalian akan jatuh
Dan untuk orang yang berada dibawah, bersabarlah tuhan akan mengangkat kalian

Selamat Ulang Tahun

Mentari menyapamu berseru pagi ini
Diselingi kicauan burung bahagia menari
Kau beranjak menapaki indah duniamu sendiri
Yang entah kemana langkah kakimu kan menuju nanti
Menatap elok masa depan yang berawal hari ini
Dihari jadimu yang ke enam belas kali

Mengulang Pertemuan Kita

“hai apa kabar?” terdengar riuh pertanyaan itu menggebu hatiku
Saat kembali manatapmu setelah sekian tahun berlalu
Kita berpisah tanpa ada kata selamat tinggal menyeru
Kita hanya saling tatap bahu tak menau
Siapa aku? Apakah aku? Kau mungkin tak tahu
Kita hanya sesekali berbicara, tatap muka, itu dulu
Perjumpaan singkat sampai akhirnya keadaan memisahkan kau dan aku
Memisahkan kita yang bahkan belum pernah bersatu
Kali ini aku melihatmu kembali disore itu