Selasa, 19 Juli 2016

Aku dan Kamu Kembali

Aku berhenti
Hanya bertahan beberapa hari
Kamudian hari ini
Aku kembali
Mencintaimu yang pergi

Senin, 18 Juli 2016

Membuka Masa Lalu

Aku tak ingin mengingat masa itu
Yang pahit
Atau sebenarnya pernah terasa manis
Aku enggan membuka luka itu
Sayatan tipis
Begitu pedih

Sabtu, 16 Juli 2016

Waktu Yang Salah

I need you when you're not around
Aroma tanah setelah hujan, putik masih malu untuk mekar, begitupun dahan enggan tegak. Bulan merona tak sempurna menorehkan warna samar ditepinya. Malam yang sunyi bersama angin yang semerbak.

Rabu, 13 Juli 2016

Aku dan Petang

Kamu hilang
Alasan yang sama
Begitu klise
Bosan menunggu
Juga lelah mencari

Mawar Berduri (kamu 2)

Kamu punya mata
Sedangkan aku hanya sebuah telinga
Kamu selalu dapat mengerti
Dan menjawab tanda tanya
Bolehku hanya menunggu

Sebuah Jarak

Yang harus kumengerti
Gemercik masa lalu
Harapan dimasa depan
Aku bukan mimpimu
Hitam putih yang pudar

Selasa, 12 Juli 2016

Kamu.

Mungkin kamu perlu waktu untuk tahu
Seperti kamu perlu hujan untuk dapat mengerti mendung
Cukup tahu kamu perlu dingin untuk mendapatkan kehangatan
Kamu juga harus mencoba naik hanya untuk turun

Yang Terlewatkan

Aku terlambat menyadari
Semua lekukan itu
Warna yang seperti merona
Aku gagal dalam pengartian
Hingga aku melewatkan garis itu
Yang membatasi dua dunia
Yang nyata dan yang fana

Minggu, 10 Juli 2016

Malam Berbintang

Ingat janji yang kau ucapkan dimalam berbintang kala itu?
Kita sedang duduk ditempat ini, dahulu
Malam yang sama hampir terulang
Aku seperti kembali dalam masa itu
Menatapmu lekat seperti ini
Ingin kumerengkuhmu dalam pelukanku, tersenyum

Dua Tahun yang Hilang

Kita pernah bersama dalam waktu itu
Saling menatap dan bertukar janji
Kau yakinkan aku untuk terus berjalan
Meski tahu akan ada yang namanya perpisahan
Kau bilang, kita akan terus bertukar pesan
Nyatanya hanya sebuah tulisan tak berbalas

Sebuah Nama dalam Do'a

Lama mungkin tuhan mananti
Sebuah nama yang kuselipkan dalam malamku
Nama baru yang mengubur cinta lama
Yang ingin tuhan pastikan….
Apakah kali ini aku sudah benar?
Dalam resahku aku juga bertanya
Apakah pantas kusebut namanya dalam doa?

Ingin Lupa

Mulai tak dapat ku hitung berapa lama kita tak jumpa
Sudah terlalu lama
tanpa sapa,  rupa, dan suara
Lalu, aku mengira sepertinya aku sudah lupa
Akan cerita lama dan harap yang ku damba
Melihatmu kembali, kurasa tak ada yang berbeda
Dengan lupa ku yang ku  simpan

Jumat, 08 Juli 2016

Merindukanmu yang Pergi

Selamat malam, kamu.
Aku menyapamu lagi dalam kerinduanku. Ditempat yang sama, dan perasaan yang tidak berubah. Tepat ditengah malam pula juga hening malam yang menemaniku. Yang berbeda, kini aku merindu sendiri. Tak pernah lagi mendapat balasan seperti dulu, darimu. Sekarang aku berbicara sendiri, bersama tulisanku yang juga ingin pergi.