Selasa, 06 Januari 2015

Bukan Pesimis, tapi Realistis

“bukannya pesimis. Ini realistis. Kenapa orang merasa sakit saat terjatuh? Karena sebelumnya orang tidak pernah berpikir bahwa dia akan jatuh. Dia pikir dia akan bisa terus jalan lurus. Jika kita sudah mempersiapkan diri untuk jatuh, saat terjatuh rasa sakit yang kita rasakan tidak akan seberapa. Ini yang dinamakan prepare for the worst in everything atau sedia payung sebelum hujan. Sekali lagi ini adalah cara berfikir yang logis.”
Mungkin paragraph diatas yang pantas kujadikan alasan kenapa selama ini aku tetap bertahan dalam hubungan bertepuk sebelah tangan ini

Yang kulakukan bukanlah menunggu atau pasrah atau hanya mengidolakan tanpa berbuat apa-apa
Yang kulakukan adalah berjuang dengan persiapan jatuh
Karena aku tahu aku akan jatuh pada akhirnya, yang meskipun sebenarnya kenyataan itu belum pasti, aku mengharapkanmu dengan segala persiapan
Karena dengan aku mencintaimu saja sudah seperti seorang ulat yang berani menghisap madu bunga mawar
Aku hanya akan mendapat duri bila kupaksakan untuk menggapai kemegahan kelopaknya
Tapi jika aku bisa, aku bisa melewati setiap duri yang ada. Lagi pula belum tentu duri itu tajam atau tidak
Itulah aku. Aku tak tahu seperti apa rintangan yang ada didepanku tapi aku sudah mempersiapkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi
Jadi jangan kau pikir aku mencintaimu hanya sekedar berharap tanpa pengorbanan
Justru aku mencintaimu dengan segala persiapan dan kesiapan yang matang
Tak hanya asal jatuh cinta dan berobsesi
Karena aku tahu dan aku berani menerka, aku telah siap
Kau akan memilihku pada akhirnya atau tidak, aku akan tetap menerimanya
Kalaupun memang sekarang kau berhasil menerbangkanku tinggi di awan
Saat kau menjatuhkanku nanti, kuharap aku tak jatuh di langit yang kosong
Aku ingin jatuh diantara bintang bintang yang selama ini terseyum melihat air mataku mengalir untukmu
Aku ingin jatuh diantara mereka yang tahu berapa banyak tangis yang keberikan untukmu
Aku ingin jatuh diantara mereka yang tahu berapa kali aku tersenyum saat aku mengingatmu
Aku ingin jatuh dengan bahagia
Meski harus menghadapi kenyataan pahit penuh tangis dan luka
Aku berharap aku masih bisa tersenyum menyaksikanmu dari jauh
Seperti selama ini aku yang hanya bisa mengagumimu dari jauh
Yang bermimpi bisa memelukmu dan menjagamu dalam hatiku
Yang hanya bisa mencintaimu dalam diam
Bisu tak bisa mengungkapkan, padahal sebenarnya diantara kita tak pernah ada rahasia
Aku tahu tentangmu, dan kau tahu tentangku
Kau tahu perasaanku, tapi aku tak mengerti bagaimana perasaanmu
Ya.
Mungkin memang takdirku untuk selalu menerka tentang isi hatimu
Mungkin tuhan ingin melihatku hidup dengan ketikpastian yang selalu kupersiapan kemungkinan terburuknya
Inilah aku.

Mencintai seseorang yang akan pergi meninggalkanku. entah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar