Dear, Mas
Pertemuan singkat kemarin banyak membuka mataku. Kemudian membuatku bertanya lagi, benarkah aku menginginkanmu ?
Seperti kalimat kalimat manis dariku setiap malam, sapaan hangatku saat pagi datang, dan cemburu manjaku saat kesal.
Dear, Mas
Pertemuan singkat kemarin banyak membuka mataku. Kemudian membuatku bertanya lagi, benarkah aku menginginkanmu ?
Seperti kalimat kalimat manis dariku setiap malam, sapaan hangatku saat pagi datang, dan cemburu manjaku saat kesal.
Aku menulis ini pukul 23.07
Sesaat setelah panggilan telepon kita berakhir. Kamu menyuruhku tidur, tentu saja seperti biasa aku tidak melakukannya. Sambil menunggu baterai ponsel terisi minimal 40%, aku membuka instagram. Tidak ada yang menarik selain story teman temanku yang sebenarnya sudah ingin ku sembunyikan. Baik, alenia pertama ini aku masih berbicara kesana kemari yang intinya aku mau bilang bahwa aku akan pindah ke akun ketigaku. Bukan apa apa, hanya ingin mencari suasana baru.
Aku tersenyum, catat ya T E R S E N Y U M
Bukan tertawa apalagi menertawai
Malam ini aku belum tidur
Sampai hari berganti hari
Semula rabu menjadi kamis
Sudah tiga hari