Kita pernah bersama dalam waktu itu
Saling menatap dan bertukar janji
Kau yakinkan aku untuk terus berjalan
Meski tahu akan ada yang namanya perpisahan
Kau bilang, kita akan terus bertukar pesan
Nyatanya hanya sebuah tulisan tak berbalas
Siapa dulu yang mengubar janji datang kerumah
Sampai sekarang, pintu itu diam tanpa ada yang membuka
Secepat itu kau lupakan cerita dua tahun silam
Hingga setelah enam bulan beralalu, tak ada lagi kabarmu
Aku
Disini terkadang menulis sajak tentangmu
Tentang kita yang pernah sempat mengucap cinta
Lalu kini hilang termakan masa
namun aku,
tak pernah melupakan dua tahun bersamamu
masih sama, merindukanmu seperti dulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar