Senin, 19 Juni 2023

My First, My Future, My Eternal

Tidak pernah ada kata selesai diantara aku dan Zidan. Dia yang memilih untuk hilang, sementara aku memilih untuk mengakhiri secara sepihak, dan tidak dengan perasaanku yang berdebar-debar begitu aku mengijakkan kaki di bandara Soekarno-Hatta. Seminggu sebelum Zidan juga akan menginjak lantai yang sama. Rasanya sudah begitu lama aku tak menatap langit namun bukan menikmatinya. Hatiku berdoa, tatkala ingin di yakinkan dengan pilihanku sekarang ini.

Minggu, 12 Maret 2023

My First, My Future, My Eternal #4

 "Minggu Depan Aku Ke Jakarta"

Sepanjang hari aku tak bisa berhenti memikirkan kalimat singkat tanpa tanda baca itu. Sesekali ku buka Whatsapp dan menatap ruang obrolan yang hanya berisi satu pesan. ku jelajahi semua pesan masuk setelah aku mengunggah video pernikahan Dhita, membaca ucapan selamat dan mengamini semua doa yang masuk, membalas pesan dari Bisma, dan terakhir kubuka ruang obrolanku dengan Zidan. begitu kosong dibanding dua tahun yang lalu. pesan yang datang tadi pagi kubiarkan menggantung tak kubalas hingga sore ini, aku bingung dan selebihnya jantungku berdebar-debar. aku telah lama mengubur namanya, jauh sampai tak kusadari mungkin ada rasa yang masih tersisa.

Kamis, 22 Desember 2022

Hari Ibu

 

22 Desember 2022

Aku melihat banyak poster seorang ibu memluk anaknya bertebaran di postingan Instagram, story whatsapp, twitter, bahkan beranda youtube memuat konten hari ibu. Katanya, sebagai wujud terimakash karena telah menjadi sosok paling kuat, paling tegar, dan paling sabar dalam hidup. Aku bukannya tidak setuju, tapi menurutku orang paling kuat, paling tegar, dan paling sabar dalam hidupku adalah diriku sendiri.

Rabu, 16 November 2022

Kedewasaan

 16 November 2022

21.56

Bandung, Jawa Barat

Sebelum aku cerita tentang malam ini, aku ingin bercerita tentang 2022. Sebuah titik balik kehidupanku terjadi di tahun ini, di usiaku yang menginjak 24 tahun di bulan juli 2022. Aku tidak menyangka hidupku akan berubah semenakjubkan ini, terimakasih kepada tokoh yang terlibat di dalamnya, untuk tuhanku, Allah. untuk keluargaku, dan orang orang yang kukasihi.

Minggu, 11 September 2022

Menoleh

Hari itu nyaris gerimis, langit sudah mendung sejak pagi namun hujan masih enggan turun ke bumi. Aku memandang dahan yang menari-nari menyambut angin, dari kaca jendela mobil yang ku buka sedikit. Tanah sebelum hujan memang candu, ditambah lagu lama yang di putar oleh pengemudi kala itu.

Sabtu, 08 Januari 2022

I LOVE YOU FROM 580KM

Sayang maaf ya kalau aku kayak anak kecil

Aku tu kayak gini karna aku sayang banget sama kamu

Sayang maaf ya kalau aku bucin

Ini tu karna aku takut kehilangan kamu

Terserah mau bersyukur atau mundur

Selasa, 28 Desember 2021

Masa Depan

Dear, Mas

Pertemuan singkat kemarin banyak membuka mataku. Kemudian membuatku bertanya lagi, benarkah aku menginginkanmu ?

Seperti kalimat kalimat manis dariku setiap malam, sapaan hangatku saat pagi datang, dan cemburu manjaku saat kesal.