Hari itu,
Ku termangu
menunggumu
Duduk
termenung dalam penantianku
Selalu sabar
menantikan kedatanganmu
Derap
langkah yang kudengar,
Kilau mata
yang bersinar,
Serta senyum
yang tak pernah pudar,
Semakin
membuat hatiku tegar
Melihat
kedatanganmu,
Terketuk
jiwa sanubariku
Tersentuh
oleh kabut cintaku
Hingga
terukir sebuah cinta untukmu
Bagiku, kau
seperti malaikatku
Seperti
penerang dalam gelap jiwaku
Seperti
melodi dalam kesunyian hatiku
Dan seperti
pelangi dalam hujanku
Tapi, entah
apa yang harus aku lakukan
Setiap
melihatmu, hanya senang yang kurasakan
Hanya
bahagia yang kudapatkan
Namun,
setiap kata yang terlontar dari mulutku
Setiap gerak
yang tercipta dari badanku
Setiap ide
yang terpikirkan oleh otakku
Selalu salah
dimatamu
Komentar, cacian,
bahkan makian
Selalu kau
berikan
Dan hanya
itu yang selalu kau katakan
Apakah mungkin, kau tidak mengenal kata pujian
Sehingga tak pernah kau sampaikan
Sampai saat
ini yang kusesalkan,
Selalu tidak ada kepastian
Yang ada
hanyalah keraguan
Seringkali
kuberfikir,
Apa kau
membenciku?
Awalnya
memang itu yang selalu kupikirkan
Namun, kini
aku sadar,
Dan kini aku
tahu,
Semua ini
kau lakukan…..
KARNA KAU
MENCINTAIKU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar