Rabu, 05 Februari 2014

Karena Ku Cintaimu

Mengingat beberapa kejadian belakangan ini
Sejak hari pertama dulu kau mencuri perhatianku
Mengalihkan pandanganku yang semu
Kepada bayangan nyatamu didepanku
Membuatku tersenyum tanpa sebab
Tersenyum saat kau mengalihkan pandanganmu padaku

Saat kau berbicara padaku
Dan saat kau memegang pundakku
Bulir air mata mengalir menyeruak
Kau membuatku menangis karenamu
Saat melihat kau tertawa bersama orang lain
Saat aku melihat kau memegang tangannya
Dan saat melihat kau tak lagi melihatku
Bahkan  tetesan peluh keringatku tercurah
Mengalir deras saat aku berusaha mengejarmu
Mengerjarmu yang sudah berlari menjauh
Dan saat aku harus menahanmu untuk tetap tinggal
Semua itu untukmu
Suka, duka, bahkan luka dalam hidupku
Semua itu karenamu, tentangmu
Kenapa?
Kenapa kugantungkan hidupku pada sosok manusia sepertimu
Pada seseorang yang abu-abu
Tak pasti, dan meragu
Datang saat mau, dan pergi saat ingin
Bagaikan permen karet
Yang habis manis sepah dibuang
Tapi, dengan kelakuanmu yang seperti itu, aku tidak bisa marah
Aku justru semakin ingin berjuang untukmu
Untuk mimpiku yang menginginkan kata “kita”
Yang mengharapkan akhir bahagia dari kisah tak kentara
Aku yang selalu berminpi dan berharap ini…
Mulai menyadari…
Sekarang aku tahu, aku mengerti
Alasan semua itu menjadi karenamu
Tawaku, tangisku, semuanya
Itu karena aku mencintaimu
Aku bahagia karena aku mencintaimu
Aku merasakan sakit juga karena mencintaimu
Aku rela menunggu dan berlari itu juga karena aku mencintaimu
Mulai dari baik buruknya dirimu
Aku mencintai semua bagian yang ada pada dirimu
Tak terkecuali hatimu yang sampai saat ini masih belum menyimpan namaku
Matamu yang belum bisa melihatku seutuhnya
Tanganmu yang belum bisa merengkuhku dalam pelukmu
Bibirmu yang belum bisa mengecup keningku
Semuanya…
Aku akan menunggu… menunggu sampai kapanpun
Aku tidak akan berpaling, karena aku mencintaimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar