Minggu, 09 Februari 2014

Anganku Bersamamu

Melihat orang datang berpasangan
Mulai dari pernikahan sampai dengan pemakaman
Bergandeng tangan berbagi suka dan duka
Menampakan bahagia lewat senyuman
Melepas kesedihan lewat tangisan
Berjalan beriringan membawa kasih dan cinta

Terpaut dalam nada dan irama
Dalam renungan aku bermimpi…
Bermimpi aku bisa menggandeng tanganmu kelak
Melepas rasa suka, duka, luka bersama
Seperti yang sering kulihat selama ini
Menuliskan namamu dibuku tamu pernikhan
Menambahkan namamu pada nama belakangku
Berjalan bersama menyusuri jalan setapak kehidupan
Membangun keluarga kecil nan bahagia
Bersama tawa generasi berikutnya
Sungguh indah membayangkan semua itu dalam anganku
Tersenyum aku menyadari kenyataan pahit yang ada
Mengingat sekarang aku bukan siapa-siapa
Dan engkau adalah sosok yang sempurna
Semua hanya masalah waktu…
Sebelum waktu itu datang dan takdir kan berbicara
Bisakah aku meminta... bermimpi… berharap….
Berharap kau akan bersanding denganku suatu saat nanti
Duduk disampingku dipelaminan putih
Mengucap janji suci dan ikrar bersama
Kau jabat tangan ayahku dan bersumpah dihadapan yang kuasa
Kau kecup keningku dan berkata, “aku mencintaimu”
Dan hari-hari yang akan kita lalui,
aku merengkuhmu dalam pelukanku
Merangkulmu saat aku dalam ketakutan
Dan bersandar padamu saat aku terpaut dalam kesedihan
Semua benar-benar sempurna jika terlaksana
Maukah… maukah kau memberi kesempatan padaku
Kesempatan untuk bisa memilikimu
Tidak sekarang, tapi dimasa yang akan datang
Bisakah… Bisakah mimpiku ini menjadi kenyataan
Ataukah mungkin mimpi ini hanya akan menjadi angan belaka
Semua kuserahkan padamu, Tuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar