Sabtu, 01 Februari 2014

Bertemu Dengan Kegagalan

Disaat ku menemui kegagalan, dan ini sudah tepat pada akhir
Tak ada yang bisa kulakukan
Tapi hal pertama yang bisa kulakukan hanyalah menangis
Siapa yang tidak akan menangis saat menemui kegagalan yang sudah tidak pernah bisa ia perbaiki
Cukup 4 jam untukku untuk menghabiskan air mataku
Sampai akhirnya kusadar, untuk apa semua ini
Aku menangis sekeras apapun, selama apapun tidak akan mengubah keadaan
Semua sudah ditetapkan. Dan ini lah hasil akhirku
Kucoba untuk memantapkan hati bahwa ini tidak apa-apa
Kumulai meniti dunia kembali dari awal
Hidupku masih panjang, masih banyak yang harus kuraih dimasa depan
Tapi aku tidak bisa menyembunyikan rasa kecewaku
Rasa kesalku yang kalah dengan teman-temanku
Seperti pepatah bilang, kita akan sedih bila melihat teman kita gagal
Tapi kita akan lebih sedih bila melihat teman kita mengungguli kita
Tapi kupikir semua itu egois
Tak ada yang bisa kulakukan, nasi sudah menjadi bubur
Tapi aku percaya keajaiban. Dan aku percaya tuhan
tuhan pasti memberikan yang terbaik untukku
Sesuatu yang kuinginkan belum tentu yang terbaik untukku
Tapi yang tuhan berikan padaku, pasti itu yang terbaik untukku
Dan mengenai orang tua, aku tahu mereka pasti kecewa
Dan apa yang bisa kulakukan selain meminta maaf
Aku tahu itu sulit untuk mereka
Seandainnya aku bisa mengulang waktu, aku tidak akan mengabaikan petuah mereka dimasa lalu
Tapi mau bagaimana lagi
Sekarang aku mulai berfikir dan memutuskan
Dimanapun kakiku akan menginjak nanti, aku akan menunjukan yang terbaik
Aku tahu aku bisa, tak perduli dimana aku pasti bisa
Mungkin beberapa cacian akan menghampiriku untuk beberapa saat ini
Tapi kuyakin aku kuat. Aku sanggup menghadapinnya
Tak bisa kupungkiri jika sebenarnya sekarang aku sedang dalam masa depresi
Aku menyendiri dikamar. Tak keluar. Dan tidak pernah berkomunikasi kepada teman-temanku
Aku tahu apa yang mereka pikirkan sekarang. Mereka kasian padaku
Aku tahu. Aku mengerti. Meski aku merasa tidak nyaman dengan itu, tapi aku berterima kasih
Terima kasih kalian sudah menaruh perhatian padaku
Meski aku tidak tahu apa maksud dari semua itu
Apa kalian benar simpati padaku atau kalian menertawaiku didalam
Aku baik-baik saja. Karena sejak awal ini memang salahku
Aku yang merasa angkuh dimasa lalu kini mendapatkan akhibatnya
Dan aku tidak bisa menghindarinnya. Aku menerimannya
Dan aku tidak akan balas dendam
Dengan kegagalan ku ini, pikiranku menjadi terbuka
Selama aku hidup aku tidak pernah bertumpu pada sesuatu
Aku hanya hidup diatur oleh gelombang dunia yang terus menggulung
Aku bagaikan sebongkah pohon yang tak punya akar yang terjebak dilaut dan terus terkena ombak
Hanya terapung tak tentu arah. Tanpa bisa bertahan
Itulah aku dimasa lalu. Dan kini aku ingin berubah
Aku ingin menumbuhkan akar dan ingin menanamkannya kuat disuatu tempat
Aku ingin punya aturan yang akan selalu aku patuhi
Tidak hanya menurut ada sesuatu yang belum pasti kebaikannya
Dan tentang doaku, Ya Tuhan
Dengan apa yang kupunya sekarang, aku tahu itu semua berasal dari-Mu
Dan semua yang telah hilang dariku, itu berarti kau telah mengambilnya dariku
Kau berhak melakukan semua ini karna kaulah yang berkuasa
Maafkan aku tuhan. Selama ini aku selalu mengabaikan semua yang telah kau perintahkan
Tapi izinkahlah manusia lemah ini bersujud padamu dan meminta keajaiban
Keajaiban untuk hidup yang lebih baik dimasa mendatang
Dengan iringan dan tuntunan sabdamu, Tuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar