Kamis, 27 Maret 2014

Melepas Cita-Citaku

Sadarkah bahwa roda kehidupan akan terus berputar
Adakalanya kita berada dibawah, dan ada kalanya kita berada dibawah
Tuhan ingin mengajarkan kita tentang arti hidup
Mengajarkan kita untuk dapat menikmati sedih suka kehidupan
Untuk orang yang selalu berada diatas, percayalah bahwa suatu saat kalian akan jatuh
Dan untuk orang yang berada dibawah, bersabarlah tuhan akan mengangkat kalian

Berada diatas tidak selalu menyenangkan
Tetap ada kekurangan disetiap kelebihan
Banyak godaan yang membuat kita melupakan fakta bahwa kehidupan hanya sementara
Semua yang ada didunia ini adalah milik tuhan dan kelak tuhan akan mengambilnya
Jangan pernah engkau menyianyiakan nikmat tuhan
Sebenarnya hidup dikalangan bawah juga tidak terlalu menyedihkan
Kecuali untuk orang yang sudah terbiasa hidup dalam kemewahan
Seperti yang terjadi padaku kini
Aku bahkan bukan orang dari kalangan menengah atas
Orang tuaku hanya seorang pegawai swasta biasa
Pekerjaan kecil jika dibandingkan dengan guru-guru pengajar
Dengan 5 orang dala anggota keluarga, kami hidup bahagia
Kebutuhan keluarga kami selalu tercukupi
Sampai saat itu datang
Masa kelam mulai membayangi kami
Sore sepulang sekolah ibuku mengatakan bahwa aku harus putus sekolah
Beliau tidak berkata apa-apa
Hanya meneteskan beberapa bulir air mata
Aku sendiri tak percaya dengan ucapan ibukku
Setengah sadar aku mengangguk, aku berlalu masuk kekamarku
Air mataku tak bisa kubendung lagi
Semua menyeruak keluar
Rasanya seperti kita berada dilangit dan dihempaskan langsung kebumi
Ringan, tapi sakit pada akhirnya
Aku menatap seragam sma yang masih baru kukenakan beberapa bulan lalu
Teringat orang tuaku selalu menyemangatiku belajar meski kadang aku membangkangkang
Tapi mungkin kata kata itu tak akan terdengar lagi
Orang tuaku benar-benar menyuruhku berhenti sekolah
Mereka memintaku memutuskan cita-citaku sampai disini
Entah kenapa melihat air mata ibuku dadaku sesak
Aku tidak bisa mengelak. Aku menurut
Seragam sekolah, tas, dan sepatu kesayanganku tak akan kukenakan lagi
Aku tak percaya jika hari itu adalah hari terakhir aku menginjakkan kakiku disekolah
Menampakan wajahku sebagai seorang pelajar
Kini aku berhenti. Mengubur cita-citaku selama ini
Cita-citaku yang cukup mulia kupikir memang tak seharusnya kumiliki
Bermimpi aku bisa merubah sistem dunia ini
Kini semua hanya angan, impian semata

Selamat tinggal pelajaran, selamat jalan cita-citaku

2 komentar: