Semburat cahaya pagi itu menyadarkanmu
Elok pesona ragam kicauan burung membuyarkanmu
Langit cakrawala sekan mengajakmu bersuka ria
Alam pun kian berbisik menyajikan pesonanya
Matamu masih terpejam berjalan dialam bawah sadarmu
Angin yang berhembus pun tak bisa mengusikmu
Tidakkah kau ingat tentang keistimewaan hari ini
Untukmu, dihari jadimu yang kesekian kali
Lagu indah nan merdu mengalun menyemangatimu
Alunan melodi yang tercipta mengkiaskan keindahanmu
Nyiuran tawa, suka, dan bahagia kian menampakkan indahmu
Gemuruh tepuk tangan riuh rendah itu mengakhiri hadiahmu
Tangan kananmu menyapu tetesan air mata haru
Akupun diam-diam tersenyum bahagia untukmu
Haluan serta isyaratku sudah mampu mewakili jutaan kata yang
ingin kusampaikan
Untukmu. Seorang yang berarti istimewa dihatiku
Neluriku mengantarku berdoa demi kebahagianmu
Renunganku tiga malam terakhir itu benar-benar membuka
mataku
Indahnya cerita tentangmu terlukis indah dibenakku
Nuansa persahabatan yang tercipta selalu menghiasi cerita
kita
Obat yang menjadi penyembuh pilu dan senduku
Salam serta sapamu yang hangat itu terngiang dipikiranku
Elok rupamu semakin abadi dibatang usiamu kini
Mendoakanmu disini sudah cukup dihari istimewamu
Origami cintaku kan selalu terlipat rapi untukmu
Guntingan masa lalu kelammu kan terkubur bersama waktu
Anugrah yang kau dapat hari ini mutlak untuk bahagiamu
Kata-kata petuahku sebenarnya hanya mengacu satu
Aku menulis barisan
puisi ini hanya karna alasan satu
Memaknai jutaan baris kata hanya berarti satu
Untuk semata-mata mendoakanmu
Bahtera kahidupan yang akan terus kau jalani kelak
Aku berdoa kau selalu senang dan bahagia
Hitam putih masa depanmu nanti
Aku juga berharap warn jingga akan menghiasinya
Gelombang perjalanan yang akan kau tempuh nanti
Iman yang akan kau jaga sampai mati
Aku selalu bersimpuh mendoakanmu disini
Rikala kau menemui hal yang kau benci nanti
Ingatlah, ada orang yang menghargaimu disini
Niscaya kau akan semakin tegar menghadapi hidup ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar