Bisakah kau membuatku tertawa lepas?
Bahkan ketika kita bergandengan dan saling menatap
Saling bercanda dan bercumbu mesra
Aku tak yakin bahkan sedetikpun akan tertawa
Berada disampingmu memanglah yang aku inginkan
Tapi cemooh dan ketidakpantasan yang mereka bilang
Merupakan
hal yang tak kuduga
Setiap kali kita saling menyapa
Terdengar lagi bisikan itu
Didepanmu, semua seakan baik-baik saja
Tapi dibelakangku, terasa seperti dineraka
Bagaimana bisa aku tertawa jika setiap detiknya aku terluka
Apa bedanya bersama ataupun tidak
Aku akan menjadi satu-satunya orang yang hanya bisa
meneteskan air mata
Bahkan ketika itu dulu sebelum kita saling menautkan
Jika seperti ini apakah memang seharusnya kita berpisah?
Agar mereka puas, dan kau juga tak akan merasakan kehilangan
dan aku tak kan lagi mendengar segala ocehan
Meski memang sangat sulit untuk hatiku bisa menerima
Lalu, apa bedanya bersama ataupun berpisah
Lagi-lagi hanya aku yang merasakan derita
Kau, bisakah kau membuatku tertawa lepas?
dekaplah aku dan lihatlah ada apa dibelakangku
Dengar apa yang sedang mereka bicarakan
Mereka melukai kekasihmu, kau tau?
Tutuplah mataku sehingga aku tak bisa melihat
Tutuplah telingaku agar aku tak lagi mendengar
Hanya peluklah aku dan biarkan aku tertawa sebentar
Aku hanya ingin tertawa dalam dekapanmu
Tanpa tahu tentang
segala yang bisa melukaiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar