Sabtu, 06 September 2014

Berbahagialah Tanpa Terjatuh

Berita besar itu memang mengguncang semuanya
Mungkin entah disadari kau memikirkannya
Ini bidangmu, tapi entah kenapa kau tak bisa
Aku masih bisa melihatmu tersenyum kala kau bersiaga
Aku masih bisa melihatmu tertawa saat kau bersedia
Dan aku masih bisa melihatmu bahagia saat kau mulai
Tapi saat kau berhenti tak ada sedikit tawa



Kau diam dengan bibirmu yang memutih
Tanganmu memegang dada, dan peluhmu membanjiri keningmu
Dingin. Ingin rasanya kuhangatkan tanganmu
Tapi aku tak punya cukup keberanian untuk maju
Sudah kubilang aku telah berhenti
Aku tak ingin lagi peduli
Aku benar-benar mencoba pergi
Tapi melihatmu terjatuh untuk pertama kali
Aku tak akan bisa membohongi diriku sendiri
Aku tak cukup mengerti apa yang merasukiku
Apa yang benar-benar sedang kurasakan
Air mataku menjawab semuanya
Mereka menetes tanpa kupinta
Melihatmu tidur terkulai menutup mata, kau menyakitiku
Sempat aku berpikir, kenapa bukan aku saja
Kenapa kau!!
Tuhan, aku tau kau mendengar setiap desah resah batinku
Kau tau apa yang kuselipkan dalam doaku
Aku hanya ingin dia bahagia tuhan
Walau tanpaku sekalipun, aku ingin dia bahagia
Jangan biarkan jantung itu berhenti berdetak
Karena jika satu jantung itu berhenti, milikupun akan berhenti
Aku tak butuh ia ada bersamaku

Aku hanya berharap dia terus hidup memotivasiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar