Jumat, 20 Februari 2015

Harus kusebut apa?

bolehkah kusebut ini cinta?
Disaat aku sedang berdiri sendiri menatapmu dan tersenyum
Sesaat kemudian kuteteskan air mata bersamaan dengan hadirnya wanita yang berlari menghampirimu itu
Sekali lagi kutanya, bolehkah?
Sesak dalam dada ini yang semakin menyulitkanku untuk bernafas
Sampai jalanan aspal panas ini menguap karena bereaksi dengan H2O yang menetes deras dari mataku
Bolehkah?

Apa kau terlalu segan menolakku?
Terlalu naïf untuk memberi pengertian bahwa kau tak bisa menerimaku
Katakan saja bahwa aku tak boleh menyebut ini cinta. Karena yang kurasakan ini hanya perasaan sepihak
Iya, kan?
Yang kurasakan bukanlah cinta. Melainkan sebuah setengah hati yang berjuang sendirian
Yang tak bisa menemukan setengah lain dari bagiannya
Setengah hati yang tak akan bisa menjadi Satu
Tentu saja. aku bodoh ya.
Kita tidak pernah saling membahagiakan
Kita tak pernah saling menangisi satu sama lain
Kita tak pernah membayangkan masa depan bersama
Bagaimana mungkin aku begitu berani menyebut ini cinta.
Bukankah selama ini yang kurasakan hanya bahagia ketika melihatmu
Menangis ketika melihatmu bersama orang lain
Dan bermimpi bisa bersama mu suatu saat nanti
Dan semua itu kulakukan sendiri, dengan anganku sendiri
Ya, aku terlalu munafik untuk berbohong aku tak mengharapkanmu
Tapi semua keterbatasan ini membunuhku
Masa lalu miris itu terus saja menjadi pengantar mimpiku, selain sosokmu
Dan sekarang. Setelah aku sadar dan mengerti bahwa kau begitu amat jauh dari rengkuhanku, aku masih bersikukuh
Aku terlalu takut untuk berjalan terus, tapi aku lebih takut untuk berhenti
Mengingat betapa lamanya aku pernah menunggumu
Menuliskan jutaan kata hanya untuk kupersembahkan untukmu
Tapi nyatanya, kini aku harus berhenti….
Sanggupkah aku?
Bisakah aku?
Harus kusebut apa nanti jika aku telah benar-benar berhenti?
Angin lalu?
Orang asing?
Atau menyerah sebelum berperang?
Atau mungkin semua buaian ini hanya akan menjadi omong kosong yang terlupakan.

                                                                                                                                                                                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar